Sempat Dikira Raib, 12 Bisnis Jack Ma Ini Menggurita di China Hingga Tembus Dunia
Judul : Sempat Dikira Raib, 12 Bisnis Jack Ma Ini Menggurita di China Hingga Tembus Dunia
link : Sempat Dikira Raib, 12 Bisnis Jack Ma Ini Menggurita di China Hingga Tembus Dunia
Sempat Dikira Raib, 12 Bisnis Jack Ma Ini Menggurita di China Hingga Tembus Dunia
Pen4blogku – Jack Ma, pendiri dari Alibaba Group ini mulai menyedot perhatian dunia belakangan ini. Hal ini lantaran kabar menghilangnya Jack Ma selama dua bulan hingga ramai di media sosial. Padahal ada banyak gurita bisnis Jack Ma yang dimiliki. Lantas, benarkah sang miliarder asal China ini hilang?
Berawal dari kritikannya terhadap pemerintah China, Jack Ma harus bersitegang dengan Presiden Xi Jinping. Ma mengkritik sistem perbankan China saat mengisi acara fintech di Shanghai, 24 Oktober 2020.
Selain mengkritisi sistem perbankan, Ma juga membuat gerah Xi Jinping dengan kritikan terhadap regulasi keuangan pemerintahan China yang dianggap menghambat inovasi dan terlalu konvensional menghadapi risiko. Sejak saat itu, Jack Ma seolah menghilang dan banyak dugaan yang muncul. Terlebih, ia jadi absen dari acara “Africa’s Business Heroes” yang mendapuknya sebagai juri.
Banyak yang menduga-duga dirinya menghilang lantaran kritikan yang dilontarkan terhadap pemerintahan Presiden Xi Jinping hingga terjadi sesuatu yang buruk padanya. Namun pada kenyataannya, setelah ditelusuri kini terungkap bahwa Ma tidak hilang.
Menurut jurnalis CNBC International, David Faber mengutip dari sumber anonym disebutkan bahwa pendiri dari Alibaba tersebut saat ini hanya sedang menghindari sorotan publik, bukan menghilang.
BREAKING: Jack Ma is not missing. The Alibaba founder is laying low, sources tell @DavidFaber. https://t.co/jn8limUSe7 pic.twitter.com/5tJQX99T6i
— CNBC Now (@CNBCnow) January 5, 2021
"Dia tidak tampil di publik dengan tujuan tertentu dan diperkirakan akan seperti itu hingga beberapa waktu ke depan," ujar David Faber.
Bahkan menurut David Faber, saat ini kemungkinan Jack Ma ada di Hangzhou, kota yang menjadi lokasi kantor pusat Alibaba Group. Jack Ma juga tidak ditangkap oleh pemerintah China.
Terlepas dari semua itu, ada sisi lain dari Jack Ma yang membuatnya jadi sosok popular. Ya, pria berusia 56 tahun tersebut adalah salah satu pebisnis asal China yang namanya mendunia berkat deretan bisnis yang dimiliki. Bahkan gurita bisnis Jack Ma iniyang membuatnya jadi salah satu miliarderdi peringkat ke-25 dunia dengan total kekayaan 50,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 801,6 triliun).
Nah, berikut ini daftar bisnis yang jadi sumber kekayaan Jack Ma.
1. Alibaba.com
![]() |
| Jack Ma pendiri Alibaba Group. Gambar via ft.com |
E-commerce raksasa ini hadir sejak tahun 1999. Platform inilah yang menjadi awal kesuksesan bisnis Jack Ma hingga jadi salah satu miliarder dunia. Jack Ma sendiri memutuskan mundur dari Alibaba pada tahun 2019, namun ia tetap memiliki pengaruh besar dalam perusahaan.
Berawal dari modal 60 ribu dollar Amerika, Jack Ma berhasil membawa Alibaba masuk New York Stock Exchange pada 2014 dengan kapitalisasi pasar US$ 230 miliar. Alibaba pun kini sukses sebagai salah satu platform yang mempunyai puluhan juta pengguna tersebar di lebih 190 negara.
2. Ant Group
![]() |
| Kantor Ant Group. Gambar via wsj.com |
Ant Group menjadi salah satu sumber kekayaan Jack Ma. Ant Group sendiri awalnya adalah Alipay yang dibangun pada tahun 2004 yang ada di bawah kendali penuh Jack Ma. Antgroup adalah perusahaan teknologi di sektor keuangan yang berafiliasi dengan Alibaba.
Ant Group keluarkan terobosan Ant Financial, namun batal melantai pada November 2020 gagal dieksekusi setelah Bursa Shanghai menangguhkan rencana tersebut. Hal itu terjadi karena ada campur tangan Presiden Xin Jinping, imbas dari kritikan Jack ma terhadap pemerintah China. Jack Ma juga menghilang sejak saat itu.
3. Alimama
Tak banyak yang mengetahui bahwa Alibaba pun memiliki perusahaan yang bergerak dalam teknologi pemasaran. Alimama rilis pada tahun 2007 yang bergerak sebagai perusahaan. Platform ini juga jadi bagian dari Alibaba Group.
Melalui program pemasaran afiliasi, Alimama memungkinkan pemasar untuk menempatkan display pemasaran di situs web dan aplikasi pihak ketiga, sehingga memperluas jangkauan pemasaran dan promosi mereka ke properti dan pengguna di luar pasar Alibaba Group sendiri.
4. Ali Express
![]() |
| Jack Ma juga mendirikan Ali Express. gambar via kompas.com |
Selain bergerak di bidang perdagangan, Alibaba berekspansi juga ke layanan jasa pengiriman barang sejak tahun 2010. Layanan Ali Express menjadi jasa antar yang memungkinkan konsumen dari seluruh dunia membeli langsung dari produsen dan distributor, khususnya di China.
Menjadi salah satu sumber kekayaan Jack Ma, tak heran bila Ali Express membuat pemiliknya jadi miliarder.
5. Alibaba Cloud
![]() |
| Alibaba Cloud. Gambar via itworks.id |
Alibaba Cloud menjadi bagian dari Alibaba Group yang dibangun pada tahun 2009. Perusahaan yang juga jadi sumber kekayaan Jack Ma ini diketahui menjadi salah satu dari tiga penyedia IaaS teratas di dunia dan penyedia layanan cloud publik terbesar di China menurut IDC.
6. 1688.com
Situs ini juga menjadi sumber kekayaan Jack Ma. Platform ini merupakan pasar grosir domestik yang mempertemukan penjual grosir dan pembeli di China. 1688.com sendiri juga jadi bagian dari Alibaba Group.
7. Lazada
![]() |
| Lazada juga menjadi milik Alibaba Group, Jack Ma. Gambar via okezone.com |
Lazada adalah platform e-commerce yang juga jadi ladang bisnis Jack Ma. Platform terkemuka yang didirikan tahun 2012 ini berkembang pesat di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Lazada sendiri awalnya perusahaan milik Singapura, namun pada akhirnya resmi diakuisisi oleh Alibaba.
8. Taobao
![]() |
| Taobao juga salah satu bisnis milik Jack Ma. Gambar via yicaiglobal.com |
Taobao juga jadi salah satu bagian dari gurita bisnis Jack Ma. Taobao adalah toko online milik Alibaba yang dikelola sejak 2003. Pada 2018 toko online itu sempat masuk list blacklist lembaga perdagangan pemerintah AS karena dianggap banyak barang palsu atau bajakan yang dijual.
9. TMall
Bisnis Jack Ma selalu melebarkan sayap hingga ke berbagai bidang. Alibaba juga mendirikan platform Business to Consumer (B2C) sejak 2008 yang diberi nama TMall. Sasaran TMall adalah konsumen 'kelas atas' dengan produk dan pengalaman belanja premium.
10. Youku Tudou
![]() |
| Alibaba Group juga meminang Youku Tudou. Gambar via wartaekonomi.co.id |
Alibaba memang jadi perusahaan raksasa di China. Bahkan platform Youku Tudou yang merupakan situs berbagi video sejenis YouTube di China pun dipinang Alibaba sejak tahun 2015.
11. DingTalk
DingTalk merupakan bagian Alibaba Group yang juga bagian dari bisnis Jack Ma. Menurut QuestMobile, DingTalk termasuk aplikasi efisiensi bisnis terbesar yang ada di China.
DingTalk menawarkan cara baru untuk bekerja, berbagi, dan berkolaborasi untuk perusahaan dan organisasi modern, termasuk sekolah dan lembaga pendidikan. Sehingga bisa tetap terhubung dan kerja jarak jauh.
12. Cainiao Network
Sumber kekayaan Jack Ma selanjutnya ada Cainiao Network. Operator platform data logistik ini didedikasikan untuk memenuhi visi logistik Alibaba Group untuk memenuhi pesanan konsumen dalam 24 jam di China dan dalam 72 jam di tempat lain di dunia.
Pantas saja jika Jack Ma menjadi sosok miliarder yang berhasil menduduki peringkat 25 dunia, ya. Gurita bisnis Jack Ma tersebut juga tidak main-main nilainya dan menembus pasar dunia. Kesuksesan yang didapatkan saat ini tentu berawal dari perjuangan dan mengalami berulang kali jatuh bangun selama merintis bisnis.
Demikianlah Artikel Sempat Dikira Raib, 12 Bisnis Jack Ma Ini Menggurita di China Hingga Tembus Dunia
Anda sekarang membaca artikel Sempat Dikira Raib, 12 Bisnis Jack Ma Ini Menggurita di China Hingga Tembus Dunia dengan alamat link https://penuhreligi.blogspot.com/2021/01/sempat-dikira-raib-12-bisnis-jack-ma.html








Belum ada Komentar untuk "Sempat Dikira Raib, 12 Bisnis Jack Ma Ini Menggurita di China Hingga Tembus Dunia"
Posting Komentar